Jumat, 12 Juni 2026

Breaking News

  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
Silaturahmi Ramadan, Forum LSM Riau Bersatu Bahas Persoalan Strategis Nasional dan Riau 
Minggu 15 Maret 2026, 09:54 WIB
👁41765
Ketua Forum LSM Riau Bersatu, Robert Hendriko SH.

Pekanbaru, Berazamcom – Di penghujung Ramadan 1447 Hijriah, Forum LSM Riau Bersatu menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan diskusi publik mengenai berbagai persoalan strategis di Provinsi Riau.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Ibis Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026), itu juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

Agenda silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang bertukar gagasan bagi para aktivis lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Forum LSM Riau Bersatu.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, berbagai isu penting yang tengah berkembang di Riau menjadi sorotan. Mulai dari persoalan kehutanan dan perkebunan yang dinilai belum menemukan titik penyelesaian, hingga dinamika politik dan kebijakan pemerintah daerah.

Ketua Forum LSM Riau Bersatu, Robert Hendriko SH, mengatakan diskusi tersebut menjadi momentum bagi para aktivis untuk mengkaji berbagai kebijakan yang dinilai masih menyisakan persoalan di tengah masyarakat.

“Banyak hal yang kita diskusikan, di antaranya kasus kehutanan dan perkebunan yang sampai saat ini masih mengambang penyelesaiannya. Kemudian persoalan di lembaga eksekutif yang masih terombang-ambing dalam kebijakan di setiap mata anggaran karena adanya pemotongan untuk memuluskan program MBG,” ujar Robert Hendriko.

Selain itu, forum tersebut juga menyinggung dinamika politik yang sedang menjadi perhatian publik, termasuk terkait kepulangan Gubernur Riau Abdul Wahid ke Pekanbaru untuk menjalani proses persidangan atas kasus yang menjeratnya.

Menurut Robert, kegiatan ini bertujuan memperkuat soliditas antar anggota sekaligus mendorong sikap kritis namun tetap objektif dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kekompakan antar anggota dan mengingatkan agar kita tidak mudah terprovokasi. Kita harus mampu menelaah setiap kebijakan, terutama yang tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pejabat publik yang diberi amanah harus menjalankan tugas secara serius, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Pejabat yang diberi tugas harus serius dan amanah. Instrumen hukum juga harus diperketat dan dijaga. Intinya bagaimana Riau ini bisa kuat, rakyatnya sejahtera, dan terus melahirkan program-program yang mampu mencerdaskan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Forum LSM Riau Bersatu juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada 25 anak yatim. Anak-anak yang hadir tampak antusias menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh pengurus forum.

Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa semangat berbagi merupakan bagian penting dari nilai-nilai Ramadan.

Tak hanya itu, Forum LSM Riau Bersatu juga memberikan bingkisan Lebaran kepada sejumlah anggota sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga eksistensi organisasi.

Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya berbuka puasa bersama, tetapi juga berdiskusi secara terbuka mengenai berbagai persoalan yang dihadapi daerah serta masa depan Riau.

Menutup kegiatan tersebut, Robert Hendriko berharap forum ini dapat terus menjadi ruang konsolidasi bagi para aktivis sosial dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.

“Melalui kebersamaan seperti ini, kita berharap Forum LSM Riau Bersatu tetap menjadi wadah yang kritis, independen, dan konsisten mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat,” tutupnya.(*)

[] bazm02




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top